Ada apa dengan zakat?

 
 
  Dilihat dari judulnya tersebut, seolah olah orang pasti akan menganggapnya saya ingin lebih tahu tentang zakat. Namun ternyata tidak, jawaban saya hanya heran saja kok mengapa dan mengapa dan mengapa?. Kalau urusan tentang zakat pikiran saya ini kayak ada beban yang sangat beratnya minta ampun kayak meteor yang besar lalu jatuh dari langit ke bumi. Langsung hancur tidak karuan. 
      Seperti contohnya ketika saat ada seseorang yang bertamu di rumah anda, kemudian anda persilahkan masuk lalu mulai perkenalan dan perkataan basa basi lainnya. Dan kemudian seorang tamu tersebut mulai mengajukan tujuannya untuk bertamu kerumah anda dan mengajukan pertanyaan kepada anda. Mohon maaf pak, saya ingin menanyakan apakah bapak ingin bersedia untuk membayar zakat?. Ini langsung to the poinnya saja. Kira-kira jawabannya anda seperti apa? 
         Saya akan berfikir dan mencoba mensimulasikan jawaban . Kalau anda termasuk orang yang kaya dan belum pernah zakat jawabannya akan begini. Sangat bersedia mas, tapi saya belum tahu caranya dan berapa bayarnya dan kepada siapa kira-kira bayarnya?. Itu jawaban kurang lebihnya seperti itu.
         Nah, jika anda termasuk orang yang menganggap kurang kaya dan merasa keinginannya belum terpenuhi, jawaban anda kurang lebihnya pasti begini. Anu mas, sebenarnya sangat bersedia tapi saya ini kayaknya kebutuhannya sangat banyak dan belum tahu pasti tentang zakat.
        Nah, jika anda termasuk orang yang sederhana tapi merasa kaya, jawabannya akan seperti ini. Sangat bersedia mas, tapi mana yang mau dibayarkan?. Nggak ada yang untuk di bayarkan zakatnya. Nggak punya penghasilan pasti.
       Nah, jika anda termasuk orang yang sederhana dan memang merasa sederhana kurang lebih jawabannya seperti ini. Sebenarnya sangat bersedia tapi keadaan saya memang begini tak ada yang harus dizakati dan penghasilannyapun tak menentu untuk kecukupan kebutuhan sehari hari. 
       Ini hanya hayalan saya saja. Pasti banyak yang tidak setuju dan memang semua manusia pasti ada perbedaannya. Kita diciptakan dengan banyak perbedaan. Namun yang terpenting bagaimana perbedaan itu menjadi sebuah keindahan. Keindahan yang mewarnai semua lika liku kehidupan. Kehidupan yang memang harus lika liku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah anak cangkul dan bangku kuliah

Imajinasi

Mengapa butuh motivasi